Mengenang Lelakiku.

 

Hujan dan lelaki lembut

Hujan, lelaki lembut,dan kenangan bisu

Air mata langit yang menetes tiada henti,

Matanya yang terus berkaca kaca…membuat kota ini demikian sendu

Wajahmu kutatap lekat,ingin rasanya aku mendekat

Walau kadang engkau berpaling menghindari  tatapku

Engkau lelaki lembut,yang kutemui di jalanan tanpa nama

Tapi engkau adalah lelaki yang paling membuat aku mati,

Mati dalam rasa yang indah,…..

Betapa aku sekarat ketika aku sandarkan tubuhku di bahumu ,hangat……..

Betapa aku menjerit kala jari dinginmu menyentuhku,…bisu

Di matamu ada telaga yang selalu membuatku ingin berlama lama bermain di sana

Di pelukanmu tersedia ranjang kehidupan yang aku bisa terlelap tanpa ingin terjaga

Tiap kata katamu adalah mantera  cinta yang tak terganti

Engkau memang bukan sebuah rayuan,…

Tapi aku selalu  merindukan  dirimu bersama sejuta kenangan

Tentang hujan yang nanar,airmata yang deras

Aku selalu mengingatmu,merindukanmu….

Begitu hujan itu tiba…………………………

 

Hanya aku dan kau dan kenangan kita

Komentar